Shopious adalah sebuah platform iklan
toko online yang ada di social media (Instagram dan Facebook). Kami ingin
membantu toko-toko online untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak lagi
dengan menampilkan barang-barang mereka di website kami agar bisa dilihat oleh
user yang tidak memakai platform social media yang bersangkutan.
Tampilan baru website Shopious tampak
sederhana. Di halaman depannya, terdapat daftar produk dan juga kategori produk
di sebelah kirinya. Semua daftar produk tersebut ditampilkan dalam bentuk
gambar. Tapi, informasi yang ditampilkan pada tiap foto produk tidak konsisten
– ada yang lengkap dengan harga danukuran, ada yang tidak – ini dikarenakan
semua keterangan tersebut diambil langsung dari caption foto produk di
Instagram. Penjual yang ingin menjual barang mereka hanya perlu mendaftarkan
diri agar akun Instagram mereka terintegrasi dengan platform Shopious. Setelah
terdaftar, penjual tinggal meng-update toko online mereka dengan meng-upload
foto di Instagram. Tiap foto yang baru di-upload akan otomatis masuk ke website
Shopious, sehingga penjual tidak harus repot-repot meng-update produk mereka di
website Shopious. Di sisi pembeli, jika mereka tertarik terhadap suatu produk,
mereka tidak bisa langsung menghubungi sang penjual. Pembeli diharuskan untuk
memasukkan kontak Twitter, BBM, WhatsApp, Line, atau KakaoTalk, serta
memasukkan pertanyaan terkait produk tersebut. Setelah itu, pembeli akan
mendapatkan kontak sang penjual untuk kemudian dihubungi. Dari situ, urusan
transaksi dilakukan oleh pembeli dan penjual secara langsung (Shopious sudah
tidak terlibat apa-apa lagi). Oh, dan pertanyaan tersebut akan dibalas langsung
oleh sang penjual pada akun yang Anda masukkan (saya baru saja mendapat mention
dari salah seorang penjual setelah memasukkan pertanyaan). Bayar bila Shopious
telah membantu bisnis Anda Shopious screenshot
Awalnya, penjual bisa memasang produk mereka
secara gratis. Tapi, jika suatu saat ada calon pembeli yang tertarik dan mulai
memberi komentar pada suatu produk, sang penjual akan diberi pemberitahuan
untuk mulai membayar layanan Shopious. Jika tidak mau membayar, maka penjual
tersebut akan ‘diusir’ dari Shopious. Aditya menjelaskan bahwa hal ini
dilakukan agar mereka bisa menyeleksi para penjual yang serius dengan yang
tidak serius, atau bahkan dengan penipu. Berapa biaya yang harus dibayar
penjual? Dengan Rp 35.000 per bulan, penjual bisa memasang 10 produk tiap
bulannya. Jika kurang, pengguna bisa membayar Rp 50.000 per bulan untuk bisa
memasang 20 produk tiap bulan. Saat ini, Shopious sudah memiliki 1.000 penjual
dan menawarkan lebih dari 10.000 produk. Dari 1.000 penjual tersebut, 100 di
antaranya sudah membayar. Ke depannya, Shopious juga akan mengagregasi toko online
di Facebook pada website-nya.
Baguskah model ini? Model ini cukup menarik
karena umumnya, penjual di Instagram menghadapi satu masalah: visibilitas
produk penjual hanya terbatas pada orang yang berteman dengan sang penjual di
jejaring sosial tersebut. Jadi, pengguna Instagram yang tidak mengikuti akun
sang penjual, atau orang yang tidak memiliki akun Instagram tersebut tidak bisa
melihat produk sang penjual. Dengan model yang sekarang ini, Shopious membantu
penjual mengatasi masalah tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar